Penuh Haru: Agus Muhamad Sufiyan, S.Pd., Akhiri Pengabdian Panjang Sebagai Proktor-Operator MA Roudlotul Ulum (2011-2025)

MA Roudlotul Ulum – Suasana haru menyelimuti keluarga besar Madrasah Aliyah (MA) Roudlotul Ulum pada hari terakhir masa bakti Agus Muhamad Sufiyan, S.Pd. sebagai Proktor dan Operator madrasah. Setelah 14 tahun mengabdi tanpa lelah sejak tahun 2011 hingga 2025, Bapak Agus resmi menyerahkan tugas dan tanggung jawabnya kepada penerusnya, Edi Setiawan, S.Pd.
Acara perpisahan sederhana ini menjadi momen refleksi atas dedikasi luar biasa Bapak Agus yang dikenal sebagai “ujung tombak” kelancaran berbagai ujian berbasis komputer (TKA/ANBK) di MA Roudlotul Ulum. Berbagai tantangan teknis, dari persiapan server, sinkronisasi data, hingga penanganan kendala saat ujian, selalu berhasil beliau atasi dengan sigap dan profesional.
“Hari ini adalah hari terakhir saya bertugas. Sungguh, ini bukan hanya pekerjaan, tapi adalah pengabdian yang berharga. Terima kasih atas kerja sama dan kepercayaan yang luar biasa selama ini,” ujar Bapak Agus dengan suara bergetar di hadapan rekan-rekan madrasah dan tim teknis.
Kepala MA Roudlotul Ulum, Sutarti, SE, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas loyalitas dan kerja keras Bapak Agus. “Dedikasi Bapak Agus dari tahun ke tahun telah memastikan bahwa setiap siswa kami dapat melaksanakan ujian nasional maupun asesmen dengan lancar dan tanpa hambatan teknis yang berarti. Ini adalah warisan profesionalisme yang tak ternilai,” tutur Ibu Sutarti, SE.
Ucapan Terima Kasih dan Estafet Pengabdian
Dalam kesempatan tersebut, Bapak Agus Muhamad Sufiyan secara khusus menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung kelancaran tugasnya selama ini:
Penyerahan estafet tugas ini disambut hangat oleh penerusnya, Edi Setiawan, S.Pd., yang bertekad untuk melanjutkan kinerja unggul yang telah dirintis Bapak Agus.
“Kami sadar bahwa tugas ini menuntut ketelitian dan kesiapan teknis tinggi. Kami berkomitmen untuk menjaga standar kerja yang telah ditetapkan oleh Bapak Agus demi kelancaran kegiatan belajar mengajar dan asesmen di MA Roudlotul Ulum,” tutup Bapak Edi Setiawan.
Perpisahan ini menandai akhir dari satu babak pengabdian yang panjang dan berdedikasi, sekaligus menjadi awal semangat baru bagi tim teknis MA Roudlotul Ulum.

Beri Komentar