{"id":286,"date":"2025-10-23T01:21:13","date_gmt":"2025-10-23T01:21:13","guid":{"rendered":"https:\/\/maru.roudlotululum.ponpes.id\/?p=286"},"modified":"2025-10-23T01:21:13","modified_gmt":"2025-10-23T01:21:13","slug":"semangat-berwirausaha-muda-siswa-siswi-ma-roudlotul-ulum-kaliangkrik-kuasai-teknik-sablon-kaos","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/maru.roudlotululum.ponpes.id\/index.php\/2025\/10\/23\/semangat-berwirausaha-muda-siswa-siswi-ma-roudlotul-ulum-kaliangkrik-kuasai-teknik-sablon-kaos\/","title":{"rendered":"Semangat Berwirausaha Muda! Siswa-Siswi MA Roudlotul Ulum Kaliangkrik Kuasai Teknik Sablon Kaos"},"content":{"rendered":"\n<p><strong>KALIANGKRIK<\/strong> \u2013 Masa depan cerah bagi siswa-siswi MA Roudlotul Ulum Kaliangkrik. Hari ini, Kamis, 23 Oktober 2025, aula sekolah dipenuhi oleh suasana penuh semangat dalam kegiatan pelatihan sablon kaos.<\/p>\n\n\n\n<p>Pelatihan ini diikuti oleh seluruh siswa-siswi MA Roudlotul Ulum Kaliangkrik yang antusias untuk menguasai keterampilan praktis dan berpotensi menjadi bekal wirausaha. Sejak pagi, para peserta terlihat serius menyimak setiap materi yang disampaikan, mulai dari pengenalan alat dan bahan, proses afdruk <em>screen<\/em>, hingga praktik langsung menyablon kaos.<\/p>\n\n\n\n<p>Kepala Sekolah MA Roudlotul Ulum Kaliangkrik, dalam sambutannya, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan hanya sekadar menambah keterampilan, tetapi juga untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan di kalangan pelajar. &#8220;Kami berharap, ilmu sablon ini bisa menjadi modal awal bagi anak-anak untuk membuka usaha kreatif, bahkan saat masih bersekolah,&#8221; ujarnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Antusiasme peserta sangat terlihat saat sesi praktik. Dengan bimbingan instruktur profesional, mereka mencoba mengaplikasikan desain pada kaos polos. Beberapa kali terjadi kegagalan kecil, namun hal tersebut tak menyurutkan semangat mereka. Justru, tawa dan diskusi antar teman semakin menghidupkan suasana.<\/p>\n\n\n\n<p>Salah satu peserta mengungkapkan rasa senangnya. &#8220;Ternyata menyablon itu tidak sesulit yang dibayangkan, tapi butuh ketelitian. Saya jadi termotivasi untuk mencoba menjual kaos hasil sablonan sendiri,&#8221; katanya dengan mata berbinar.<\/p>\n\n\n\n<p>Pelatihan sablon kaos ini menunjukkan komitmen MA Roudlotul Ulum Kaliangkrik dalam membekali siswanya dengan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan pasar dan industri kreatif. Diharapkan, kegiatan ini akan menjadi langkah awal munculnya wirausahawan muda kreatif dari Kaliangkrik.<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>KALIANGKRIK \u2013 Masa depan cerah bagi siswa-siswi MA Roudlotul Ulum Kaliangkrik. Hari ini, Kamis, 23 Oktober 2025, aula sekolah dipenuhi oleh suasana penuh semangat dalam kegiatan pelatihan sablon kaos. Pelatihan ini diikuti oleh seluruh siswa-siswi MA Roudlotul Ulum Kaliangkrik yang antusias untuk menguasai keterampilan praktis dan berpotensi menjadi bekal wirausaha. Sejak pagi, para peserta terlihat serius menyimak setiap materi yang disampaikan, mulai dari pengenalan alat dan bahan, proses afdruk screen, hingga praktik langsung menyablon kaos. Kepala Sekolah MA Roudlotul Ulum Kaliangkrik, dalam sambutannya, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan hanya sekadar menambah keterampilan, tetapi juga untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan di kalangan pelajar. &#8220;Kami berharap, ilmu sablon ini bisa menjadi modal awal bagi anak-anak untuk membuka usaha kreatif, bahkan saat masih bersekolah,&#8221; ujarnya. Antusiasme peserta sangat terlihat saat sesi praktik. Dengan bimbingan instruktur profesional, mereka mencoba mengaplikasikan desain pada kaos polos. Beberapa kali terjadi kegagalan kecil, namun hal tersebut tak menyurutkan semangat mereka. Justru, tawa dan diskusi antar teman semakin menghidupkan suasana. Salah satu peserta mengungkapkan rasa senangnya. &#8220;Ternyata menyablon itu tidak sesulit yang dibayangkan, tapi butuh ketelitian. Saya jadi termotivasi untuk mencoba menjual kaos hasil sablonan sendiri,&#8221; katanya dengan mata berbinar. Pelatihan sablon kaos ini menunjukkan komitmen MA Roudlotul Ulum Kaliangkrik [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":7,"featured_media":287,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-286","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/maru.roudlotululum.ponpes.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/286","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/maru.roudlotululum.ponpes.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/maru.roudlotululum.ponpes.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/maru.roudlotululum.ponpes.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/7"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/maru.roudlotululum.ponpes.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=286"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/maru.roudlotululum.ponpes.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/286\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":288,"href":"https:\/\/maru.roudlotululum.ponpes.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/286\/revisions\/288"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/maru.roudlotululum.ponpes.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/287"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/maru.roudlotululum.ponpes.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=286"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/maru.roudlotululum.ponpes.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=286"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/maru.roudlotululum.ponpes.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=286"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}