{"id":201,"date":"2025-10-04T06:21:24","date_gmt":"2025-10-04T06:21:24","guid":{"rendered":"https:\/\/maru.roudlotululum.ponpes.id\/?p=201"},"modified":"2025-10-04T08:56:50","modified_gmt":"2025-10-04T08:56:50","slug":"ma-roudlotul-ulum-kaliangkrik-gelar-pelatihan-wordpress-untuk-dewan-guru","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/maru.roudlotululum.ponpes.id\/index.php\/2025\/10\/04\/ma-roudlotul-ulum-kaliangkrik-gelar-pelatihan-wordpress-untuk-dewan-guru\/","title":{"rendered":"MA Roudlotul Ulum Kaliangkrik Gelar Pelatihan WordPress untuk Dewan Guru"},"content":{"rendered":"\n<p><strong>Kaliangkrik, Magelang<\/strong> \u2013 MA Roudlotul Ulum Kaliangkrik menyelenggarakan pelatihan penggunaan <strong>WordPress<\/strong> bagi seluruh dewan guru, sebagai bagian dari program peningkatan kompetensi pendidik di era digital. Kegiatan ini dilaksanakan di lingkungan madrasah dan menghadirkan narasumber <strong>Agus Muhammad Sufiyan, S.Pd.<\/strong>, seorang pendidik sekaligus praktisi teknologi pendidikan.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam pelatihan yang berlangsung dengan penuh antusias tersebut, para guru dibimbing untuk mengenal dan mengoperasikan platform WordPress mulai dari tahap dasar hingga pengelolaan konten pembelajaran digital. Materi yang disampaikan meliputi pembuatan akun, pengelolaan tampilan website, penulisan artikel, hingga cara mengoptimalkan konten agar mudah diakses siswa.<\/p>\n\n\n\n<p>Kepala MA Roudlotul Ulum Kaliangkrik menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan ini. \u201cPelatihan WordPress ini sangat penting agar guru dapat beradaptasi dengan perkembangan teknologi informasi, sekaligus memperluas jangkauan dakwah dan pendidikan madrasah di ranah digital,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Sementara itu, Agus Muhammad Sufiyan, S.Pd. dalam pemaparannya menekankan bahwa WordPress bukan hanya sekadar media menulis, tetapi juga sarana efektif untuk membangun branding madrasah dan meningkatkan interaksi pembelajaran secara daring.<\/p>\n\n\n\n<p>Seluruh peserta pelatihan terlihat aktif mengikuti setiap sesi, baik teori maupun praktik langsung. Banyak guru yang mengaku termotivasi untuk mulai membuat blog atau website kelas sebagai sarana publikasi kegiatan pembelajaran dan karya siswa.<\/p>\n\n\n\n<p>Melalui pelatihan ini, MA Roudlotul Ulum Kaliangkrik berharap para guru semakin melek teknologi dan mampu menjadi pelopor inovasi pembelajaran digital di lingkungan madrasah.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kaliangkrik, Magelang \u2013 MA Roudlotul Ulum Kaliangkrik menyelenggarakan pelatihan penggunaan WordPress bagi seluruh dewan guru, sebagai bagian dari program peningkatan kompetensi pendidik di era digital. Kegiatan ini dilaksanakan di lingkungan madrasah dan menghadirkan narasumber Agus Muhammad Sufiyan, S.Pd., seorang pendidik sekaligus praktisi teknologi pendidikan. Dalam pelatihan yang berlangsung dengan penuh antusias tersebut, para guru dibimbing untuk mengenal dan mengoperasikan platform WordPress mulai dari tahap dasar hingga pengelolaan konten pembelajaran digital. Materi yang disampaikan meliputi pembuatan akun, pengelolaan tampilan website, penulisan artikel, hingga cara mengoptimalkan konten agar mudah diakses siswa. Kepala MA Roudlotul Ulum Kaliangkrik menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan ini. \u201cPelatihan WordPress ini sangat penting agar guru dapat beradaptasi dengan perkembangan teknologi informasi, sekaligus memperluas jangkauan dakwah dan pendidikan madrasah di ranah digital,\u201d ujarnya. Sementara itu, Agus Muhammad Sufiyan, S.Pd. dalam pemaparannya menekankan bahwa WordPress bukan hanya sekadar media menulis, tetapi juga sarana efektif untuk membangun branding madrasah dan meningkatkan interaksi pembelajaran secara daring. Seluruh peserta pelatihan terlihat aktif mengikuti setiap sesi, baik teori maupun praktik langsung. Banyak guru yang mengaku termotivasi untuk mulai membuat blog atau website kelas sebagai sarana publikasi kegiatan pembelajaran dan karya siswa. Melalui pelatihan ini, MA Roudlotul Ulum Kaliangkrik berharap para guru semakin melek teknologi dan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":216,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-201","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/maru.roudlotululum.ponpes.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/201","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/maru.roudlotululum.ponpes.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/maru.roudlotululum.ponpes.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/maru.roudlotululum.ponpes.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/maru.roudlotululum.ponpes.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=201"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/maru.roudlotululum.ponpes.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/201\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":215,"href":"https:\/\/maru.roudlotululum.ponpes.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/201\/revisions\/215"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/maru.roudlotululum.ponpes.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/216"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/maru.roudlotululum.ponpes.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=201"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/maru.roudlotululum.ponpes.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=201"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/maru.roudlotululum.ponpes.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=201"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}